KPPU Kalimantan V Perkuat Kemitraan Media, Soroti Dinamika Persaingan Usaha 2025

LAYARETAM.COM, SAMARINDA – Komisi Pengawas Persaingan Usaha Republik Indonesia (KPPU RI) Perwakilan Kalimantan V menggelar Forum Jurnalis 2025 sebagai langkah mempererat kerja sama dengan insan pers di Kalimantan yang berlangsung di Kantor Wilayah V KPPU Kalimantan, Jalan Dahlia, Kelurahan Bugis, Rabu (17/12/2025).

Forum ini menjadi ruang komunikasi antara KPPU dan media massa untuk membahas berbagai isu strategis seputar persaingan usaha, pengawasan praktik monopoli, serta capaian kinerja KPPU sepanjang tahun 2025.

Kepala Kanwil V KPPU, F. Y. Andriyanto, menjelaskan bahwa hingga akhir 2025 pihaknya belum menerima laporan resmi terkait dugaan pelanggaran persaingan usaha di wilayah Kalimantan Timur.

Meski demikian, KPPU tetap aktif menindaklanjuti berbagai masukan dan konsultasi yang disampaikan masyarakat maupun pelaku usaha.

“Selama 2025 belum ada laporan resmi. Namun, kami beberapa kali menerima diskusi dan konsultasi, salah satunya terkait tarif angkutan travel di wilayah Muara Muntai dan Muara Amuntai, Kabupaten Kutai Kartanegara,” ujar Andriyanto saat ditemui usai kegiatan.

Ia menyebutkan, persoalan tersebut muncul seiring hadirnya pelaku usaha baru yang menawarkan tarif lebih rendah dibandingkan penyedia jasa transportasi yang telah lebih dahulu beroperasi. Kondisi ini menimbulkan dinamika persaingan yang perlu dicermati dari aspek regulasi.

KPPU kemudian melakukan pendalaman dan berkoordinasi dengan instansi terkait. Dari hasil pembahasan, diketahui bahwa tarif angkutan tersebut telah diatur oleh Dinas Perhubungan setempat, namun regulasinya masih mengacu pada ketentuan lama.

“Pengaturan tarifnya sudah ada sejak 2003. Dengan perubahan harga BBM dan biaya operasional saat ini, tentu perlu dilakukan evaluasi dan penyesuaian agar tetap relevan,” jelasnya.

Lebih lanjut, Andriyanto mengungkapkan bahwa pada tahun 2026 KPPU Perwakilan Kalimantan V akan memberikan perhatian khusus pada sektor-sektor strategis. Salah satu fokus utama yang akan dikedepankan adalah sektor hulu minyak dan gas bumi.

Menurutnya, perhatian tersebut sejalan dengan hasil kajian yang telah dilakukan KPPU sepanjang 2025. Ke depan, KPPU akan lebih intens berkomunikasi dengan para pemangku kebijakan, terutama terkait proses pemilihan vendor dan mekanisme usaha lainnya agar tetap mengedepankan prinsip persaingan sehat.

Melalui Forum Jurnalis 2025, KPPU Perwakilan Kalimantan V berharap sinergi dengan media dapat terus ditingkatkan. Peran pers dinilai penting dalam menyampaikan informasi yang edukatif kepada masyarakat serta mendukung terciptanya iklim persaingan usaha yang adil, transparan, dan berkelanjutan di wilayah Kalimantan. (jer)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

0Shares